10 Akuarium Terbaik di Dunia

10 Akuarium Terbaik di Dunia

Karena saya sangat senang memelihara ikan maka dari itu tempat yang sering digunakan untuk memelihara ikan di rumah yaitu akuarium. Pas lagi iseng-iseng jalan-jalan di Kaskus, ada sebuah thread yang membuat saya kagum karena membahas tentang akuarium ini yaitu 10 Akuarium Terbaik di Dunia. Akuariumnya bagus-bagus karena dari pandangan pertama itu bisa langsung terlihat bahwa itu bukan akuarium melainkan seperti aslinya.

Yang lebih membanggakan dari kesepuluh Finalis tersebut ada salah satunya dari Indonesis !

Ini dia 10 Akuarium Terbaik di Dunia


Grand Prize | World Ranking #1 | Nguyen Tien Dung, VIETNAM | Title: Moment in Time
Dimensions: W120 x D45 x H40 cm (W48 x D18 x H16 inches)


Gold Prize | World Ranking #2 | Chan Shih Hsien, TAIWAN | Title: Magic Forest
Dimensions: W180 x D60 x H60 cm (W72 x D24 x H24 inches)


Silver Prize | World Ranking #3 | Yuji Yoshinaga, JAPAN | Title: Time of Eternity (Yaku Island)
Dimensions: W90 x D45 x H45 cm (W36 x D18 x H18 inches)


Silver Prize | World Ranking #4 | Josh Sim KH, MALAYSIA | Title: Awakening
Dimensions: W90 x D45 x H45 cm (W36 x D18 x H18 inches)


Bronze Prize | World Ranking #5 | Wang Chao, CHINA | Title: Looking for Mystery
Dimensions: W120 x D55 x H50 cm (W42 x D22 x H20 inches)


Bronze Prize | World Ranking #6 | Chow Wai Sun, HONG KONG | Title: Towering Peaks
Dimensions: W152 x D45 x H55 cm (W60 x D18 x H22 inches)


Bronze Prize | World Ranking #7 | Lin Tin Chuan, TAIWAN Title: Forest-Breath
Dimensions: W127 x D60 x H50 cm (W50 x D24 x H20 inches)


World Ranking #8 | Nguyenthi Xuanthuy, VIETNAM | Title: Ups and Downs
Dimensions: W120 x D45 x H40 cm (W48 x D18 x H16 inches)


World Ranking #9 | Ngo Truong Thinh, VIETNAM | Title: Peaceful
Dimensions: W100 x D40 x H40 cm (W40 x D16 x H16 inches)


World Ranking #10 | AJ Judy Prajitno Putra, INDONESIA | Title: Fearless: Spirit of the Rainforest
Dimensions: W300 x D80 x H75 cm (W120 x D32 x H30 inches)

Yah Begitulah kiranya ke 10 Akuarium Terbaik di Dunia, Yang di tutup pada Ranking 10 dari Indonesia yaitu Akuarium Milik Prajitno Putra, Selamat Ya buat Pemenang dari Indonesia karena bisa mengharumkan Nama Indonesia.

Sumber : Kaskus
Read more

Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa

Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa melaksanakan ibadah puasa itu di wajibkan kepada kita selaku Umat Muslim di seluruh dunia. Namun apakah benar kita di perintahkan Oleh Allah Swt? sudah saatnya kita mengetahui Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa. Agar kita tidak bertanya-tanya dan kita pun bisa yakin melaksanakan ibadah puasa tersebut.

Adapun Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa ini sesuai dengan Firman Allah swt dalam Kitab Suci Al-Qur'an yaitu Surat Al-Baqarah Ayat 183.


"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa",
 (Al-Baqarah : 183)

Dari ayat di atas sudah dijelaskan bahwa Allah telah mewajibkan kepada kita untuk berpuasa, bahkan puasa ini telah Allah wajibkan pula kepada orang-orang sebelum kita (Sebelum Umat Nabi Muhammad Saw). Hukum wajib disini yatu wajib menurut Hukum Sya'ra yang berarti apabila kita mengerjakannya akan mendapatkan pahala dan apabila meninggalkannya maka kita akan berdosa.

Namun disini Allah Swt hanya memerintahkan kepada orang Mu'min bukan Muslim mengapa demikian? dari sini kita bisa membedakan mana orang-orang yang memang benar-benar Beriman kepada Allah Swt dan tidak. dapat di tarik kesimpulan bahwa orang muslim yang tidak melaksanakan puasa maka dia belum beriman kepada Allah Swt.

Selain itu mengapa kita di wajibkan untuk berpuasa? dari ayat di atas di jelaskan agar kita menjadi orang yang bertaqwa, dalam segi harpiah kata taqwa artinya mematuhi setiap perintah-Nya dan menjauhi segala Larangan-Nya. Jadi inti dari puasa adalah apakah kita bisa mematuhi terhadap Perintah Allah swt atau tidak.

Karena Ibadah puasa adalah ibadah yang samar, dikatakan samar karena hanya Allah swt lah yang mengetahui kita itu benar-benar berpuasa atau tidak, jadi dengan berpuasa kita dilatih untuk bersikap jujur karena Ibadah Puasa itu langsung hubungannya dengan Allah swt. dan Allah Swt pun yang langsung memberikan pahalanya.

Kita ambil sedikit contoh ibadah shalat, apabila seseorang tidak melaksanakan shalat kita pun bisa mengetahuinya. Dari mana kita mengetahuinya ?

Misalkan kita bersama-sama dengan orang tersebut dari waktu shalat ashar sampai waktu shalat maghrib, namun dia tidak pernah terlihat mengambil air wudlu dari waktu shalat ashar sampai habis waktu maghrib, dari situ kita bisa tahu bahwa dia itu tidak melaksanakan shalat Ashar.

Berbeda dengan ibadah puasa dimana kita tidak bisa mengetahui benar seseorang itu berpuasa atau tidak, bisa saja ketika dia bersama-sama kita dia pergi sebentar entah itu ke kamar atau ke wc untuk berbuka sebentar, lalu menghampiri kita lagi. Maka dari itu Ibadah Puasa adalah Ibadah untuk melatih kejujuran kita kepada Allah swt.


Semoga dengan mengetahui Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa beserta penjelasannya kita bisa menjadi orang yang taat akan perintah Allah Swt dan bisa menjadi orang yang jujur baik kepada Allah Swt dan juga terhadap sesama. Sekian postingan kali ini semoga bermanfaat.
Read more

Yang Bisa Membatalkan Pahala Puasa

Yang BIsa Membatalkan Pahala Puasa

Masih seputar tentang pembahasan Puasa, Menyambung kemarin tentang postingan yang berjudul 5 Hal Yang Dapat Membatalkan Puasa. Untuk kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang Hal yang Bisa Membatalkan Pahala Puasa. Untuk lebih jelasnya akan saya uraikan lebih lanjut.

Yang dimaksud dengan membatalkan pahala puasa yaitu apabila kita melakukan hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa maka puasa kita tetap syah dalam ukuran fiqih, berarti kewajiban melaksanakan puasa kita sudah terpenuhi, Namun dalam segi Mendapatkan pahala maka kita tidak akan mendapatkan pahala apa-apa dari Allah Swt selain hanya mendapatkan haus dan lapar saja.

Berikut akan diuraikan beberapa hal Yang bisa Membatalkan Pahala Puasa.

1. Berkata Bohong.

Dengan berkata bohong maka secara otomatis akan membatalkan pahala puasa kita. Maka sebaiknya kita menjauhkan diri dari berkata berbohong kepada orang lain.

2. Membicarakan Kejelekan Orang Lain (Gosip).

Mungkin secara tidak sadar hal ini sering kita lakukan di saat kita sedang ngobrol dengan orang lain. Yaitu menggosip tentang kejelekan kejelekan orang lain. Maka lebih baik di bulan Puasa ini kita tidak sering berkumpul untuk mengobrol hal hal yang tidak penting.

3. Munafik

Yaitu apabila setiap perkataan tidak sesuai dengan perbuatannya. Seperti sifat iri dan dengki terhadap orang lain. Apabila di depan dia bersikap baik tetapi dibelakang dia selalu mencela.

4. Saksi Palsu

Bersaksi palsu bisa menjadi salah satu hal yang dapat membatalkan pahala puasa kita. Ini berkaitan dengan poin no 1 yaitu berkata bohong. Namun dalam hal ini berbohong terhadap kesaksian dalam suatu perkara. Seperti contoj dia bersaksi bahwa si pulan itu adalah pencuri padahal pada kenyataannya si pulan itu tidak mencuri.

5. Mengadu Domba

Tentu mengadu domba adalah perbuatan tercela yang sudah pasti akan membatalkan pahala puasa. Perbuatan ini sungguh sangat tidak terpuji karena berusaha untuk membuat permusuhan antara sesama umat manusia.

6. Memandang Lawan Jenis Dengan Syahwat.

Mungkin hal ini pun menjadi salah satu penyebab batalnya pahala puasa kita.
Mungkin masih banyak lagi hal yang dapat membatalkan pahala puasa kita, namun hanya 6 poin saja yang bisa di jelaskan pada kesempatan kali ini.

Maka dari itu di Bulan Suci Penuh Rahmat ini yaitu Bulan Suci Ramadhan, kita senantiasa harus bersama-sama berlatih dan belajar untuk meninggalkan hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa tersebut. Karena Bulan Suci Ramdhan ini adalah salah satu media kita untuk berlatih menjaga hati kita dari sifat-sifat yang tercela. Agar di bulan bulan selanjutnya kita bisa mengamalkan dari hasil latihan kita selama satu bulan.

Sekian postingan kali ini mengenai Hal Yang Dapat Membatalkan Pahala Puasa. Semoga kita bisa menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan di atas, sehingga Puasa kita mendapatkan pahala dari Allah Swt. tidak hanya sekedar mendapatkan Haus dan Lapar Saja. Amin.

Ya meskipun susah tapi sebagai seorang manusia kita harus tetap berusaha semaksimal mungkin dan jangan lupa berdo'a agar di berikan kekuatan supaya terhindar dari sifat-sifat tercela.
Read more

Khasiat dan Kegunaan Buah Kurma

Khasiat dan Kegunaan Buah Kurma

Ketika pertama kali kita berbuka puasa maka di sunatkan untuk makan yang manis-manis, Salah satunya adalah buah Kurma. Ternyata buah yang berbentuk bundar silinder berwarna coklat tua ini memiliki khasiat dan kegunaan yang sangat baik untuk tubuh kita. Maka dari itu pada kesempatan kali ini akan di bahas Khasiat dan Kegunaan Buah Kurma.

Kurma adalah buah yang tumbuh dari pohon palem keluarga Arecaceae dari genus phoenix. Nama ilmiah kurma adalah dactylifera phoenix. Kurma diyakini berasal dari tanah di sekitar tepi sungai Nil dan Efrat. Sekarang pohon kurma dibudidayakan secara luas di wilayah beriklim hangat di semua benua, termasuk di Afrika, Australia dan Amerika (California).

Kurma segar memiliki daging berserat lembut dan rasanya sangat manis, seperti campuran sirup gula dan madu. Daging buah kurma berisi gula sederhana seperti fruktosa dan dekstrosa yang mudah dicerna dan cepat mengisi ulang energi tubuh. Karena karakteristik tersebut, kurma sangat cocok untuk mengawali berbuka puasa.

Kandungan nutrisi kurma

Kurma memiliki daftar panjang kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Tabel di samping menunjukkan kandungan gizi dan unsur non-gizi yang ada pada kurma.

Kurma matang mengandung gula sekitar 80%, sisanya terdiri dari protein, lemak dan produk mineral termasuk tembaga, besi, magnesium dan asam folat. Kurma kaya dengan serat dan merupakan sumber kalium yang sangat baik. Lima butir kurma (sekitar 45 gram) mengandung sekitar 115 kalori, hampir semuanya dari karbohidrat

Khasiat buah kurma

1. Kaum Arab Badui, yang makan kurma secara teratur, menunjukkan tingkat kejadian yang sangat rendah dari kanker dan penyakit jantung.

2. Buah kurma kaya serat yang mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus. Kandungan serat kurma juga membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar.

3. Sebagai makanan laksatif (laxative food), kurma bermanfaat melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi.

4. Kurma mengandung antioksidan yang dikenal sebagai tanin. Tanin diketahui bersifat anti-infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik.

5. Kurma adalah sumber vitamin A, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin A juga diperlukan menjaga kulit tetap sehat. Konsumsi buah-buahan alami yang kaya akan vitamin A diketahui membantu melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.

6. Kurma merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Besi adalah komponen dari hemoglobin di dalam sel darah merah yang menentukan daya dukung oksigen darah.

7. Kalium dalam kurma adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner dan stroke.

Kalsium merupakan mineral penting dalam pembentukan tulang dan gigi, dan dibutuhkan oleh tubuh untuk kontraksi otot, penggumpalan darah dan konduksi impuls saraf.

Mangan digunakan oleh tubuh sebagai unsur pendukung untuk enzim antioksidan superoksida dismutase. Tembaga diperlukan dalam produksi sel darah merah. Magnesium sangat penting bagi pertumbuhan tulang.

8. Kurma kaya akan vitamin K dan vitamin B-kompleks, yaitu piridoksin (vitamin B-6), niacin, asam pantotenat dan riboflavin. Vitamin ini membantu tubuh dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Vitamin K sangat penting dalam pembekuan darah dan metabolisme tulang.

Sekian postingan kali ini mengenai Khasiat dan Kegunaan Buah Kurma. Semoga kita semua diberikan kesehatan oleh Allah swt dengan menuruti anjuran Rasulullah saw untuk memakan buah kurma terlebih lagi anjuran makan buah kurma terlebih dahulu di saat pertama kali berbuka puasa.
Read more

Do'a dan Dzikir Setelah Shalat

Do'a dan Dzikir Setelah Shalat

Pada kesempatan kali ini akan di jelaskan Do'a dan Dzikir Setelah Shalat. Ada berbagai macam Do'a dan Dzikir yang biasa di bacakan setelah melaksanakan Shalat yang beredar di kalangan Umat Muslim, namun hal ini tidak menjadi masalah karena memang membaca do'a dan Dzikir apapun tidak ada larangannya.

Namun diantara dzikir-dzikir yang sifatnya muqayyad adalah dzikir setelah salam dari shalat wajib. Setelah selesai mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri, kita disunnahkan membaca dzikir, yaitu sebagai berikut:

1. Membaca:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

“Aku meminta ampunan kepada Allah (tiga kali). Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR. Muslim 1/414)

2. Membaca:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ, اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu.” (HR. Al-Bukhariy 1/255 dan Muslim 414)

3. Membaca:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlashkan agama untuk-Nya walaupun orang-orang kafir benci.” (HR. Muslim 1/415)

4. Membaca:

سُبْحَانَ اللهُ

“Maha Suci Allah.” (tiga puluh tiga kali)

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ

“Segala puji bagi Allah.” (tiga puluh tiga kali)

اَللهُ أَكْبَرُ

“Allah Maha Besar.” (tiga puluh tiga kali)

Kemudian dilengkapi menjadi seratus dengan membaca,

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

“Barangsiapa mengucapkan dzikir ini setelah selesai dari setiap shalat wajib, maka diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan. (HR. Muslim 1/418 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Ada dua sifat (amalan) yang tidaklah seorang muslim menjaga keduanya (yaitu senantiasa mengamalkannya, pent) kecuali dia akan masuk jannah, dua amalan itu (sebenarnya) mudah, akan tetapi yang mengamalkannya sedikit, (dua amalan tersebut adalah): mensucikan Allah Ta’ala setelah selesai dari setiap shalat wajib sebanyak sepuluh kali (maksudnya membaca Subhaanallaah), memujinya (membaca Alhamdulillaah) sepuluh kali, dan bertakbir (membaca Allaahu Akbar) sepuluh kali, maka itulah jumlahnya 150 kali (dalam lima kali shalat sehari semalam, pent) diucapkan oleh lisan, akan tetapi menjadi 1500 dalam timbangan (di akhirat). Dan amalan yang kedua, bertakbir 34 kali ketika hendak tidur, bertahmid 33 kali dan bertasbih 33 kali (atau boleh tasbih dulu, tahmid baru takbir, pent), maka itulah 100 kali diucapkan oleh lisan dan 1000 kali dalam timbangan.”

Ibnu ‘Umar berkata, “Sungguh aku telah melihat Rasulullah menekuk tangan (yaitu jarinya) ketika mengucapkan dzikir-dzikir tersebut.”

Para shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana dikatakan bahwa kedua amalan tersebut ringan/mudah akan tetapi sedikit yang mengamalkannya?“

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Syaithan mendatangi salah seorang dari kalian ketika hendak tidur, lalu menjadikannya tertidur sebelum mengucapkan dzikir-dzikir tersebut, dan syaithan pun mendatanginya di dalam shalatnya (maksudnya setelah shalat), lalu mengingatkannya tentang kebutuhannya (lalu dia pun pergi) sebelum mengucapkannya.” (Hadits Shahih Riwayat Abu Dawud no.5065, At-Tirmidziy no.3471, An-Nasa`iy 3/74-75, Ibnu Majah no.926 dan Ahmad 2/161,205, lihat Shahiih Kitaab Al-Adzkaar, karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy 1/204)

Kita boleh berdzikir dengan tasbih, tahmid dan takbir masing-masing 33 kali dengan ditambah tahlil satu kali atau masing-masing 10 kali, yang penting konsisten, jika memilih yang 10 kali maka dalam satu hari kita memakai dzikir yang 10 kali tersebut.

Hadits ini selayaknya diperhatikan oleh kita semua, jangan sampai amalan yang sebenarnya mudah, tidak bisa kita amalkan.

Tentunya amalan/ibadah semudah apapun tidak akan terwujud kecuali dengan pertolongan Allah. Setiap beramal apapun seharusnya kita meminta pertolongan kepada Allah, dalam rangka merealisasikan firman Allah,

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya kepada Engkaulah kami beribadah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.” (Al-Faatihah:4)

5. Membaca surat Al-Ikhlaash, Al-Falaq dan An-Naas satu kali setelah shalat Zhuhur, ‘Ashar dan ‘Isya`. Adapun setelah shalat Maghrib dan Shubuh dibaca tiga kali. (HR. Abu Dawud 2/86 dan An-Nasa`iy 3/68, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 2/8, lihat juga Fathul Baari 9/62)

6. Membaca ayat kursi yaitu surat Al-Baqarah:255

Barangsiapa membaca ayat ini setiap selesai shalat tidak ada yang dapat mencegahnya masuk jannah kecuali maut. (HR. An-Nasa`iy dalam ‘Amalul yaum wal lailah no.100, Ibnus Sunniy no.121 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahiihul Jaami’ 5/339 dan Silsilatul Ahaadiits Ash-Shahiihah 2/697 no.972)

7. Membaca:

اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Sebagaimana diterangkan dalam hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua tangannya dan berkata, “Ya Mu’adz, Demi Allah, sungguh aku benar-benar mencintaimu.” Lalu beliau bersabda, “Aku wasiatkan kepadamu Ya Mu’adz, janganlah sekali-kali engkau meninggalkan di setiap selesai shalat, ucapan...” (lihat di atas):

“Ya Allah, tolonglah aku agar senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan beribadah dengan baik kepada-Mu.” (HR. Abu Dawud 2/86 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahiih Sunan Abi Dawud 1/284)

Do’a ini bisa dibaca setelah tasyahhud dan sebelum salam atau setelah salam. (‘Aunul Ma’buud 4/269)

8. Membaca:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

Dibaca sepuluh kali setelah shalat Maghrib dan Shubuh. (HR. At-Tirmidziy 5/515 dan Ahmad 4/227, lihat takhrijnya dalam Zaadul Ma’aad 1/300)

9. Membaca:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.” Setelah salam dari shalat shubuh. (HR. Ibnu Majah, lihat Shahiih Sunan Ibni Maajah 1/152 dan Majma’uz Zawaa`id 10/111)

Semoga kita diberikan taufiq oleh Allah sehingga bisa mengamalkan dzikir-dzikir ini, aamiin.

Sekian postingan kali ini mengenai Do'a dan Dzikir Setelah Shalat. Semoga kita dijadikan Hamba Allah yang sering bedo'a. Karena Do'a merupakan salah satu senjata Orang Isam.

Wallaahu A’lam.

Sumber : qurandansunnah.wordpress.com
Read more